Siapa yang tak kenal dengan drama korea? Tapi masalah ada yang suka dan tidak. Bagi yang tidak! Ya sudahlah. Dan bagi kalian para kaum hawa yang menyukai drama ini. Pernah terlintas ga buat gantiin pemeran wanita yang ada di drama tersebut, misalnya di film bbf,naughty kiss,full house,atau apalah, pernah ga?
Pernah kepikiran atau ngarep ga sih kalau pacar kalian ngasih romentic moment sesuai dengan drama korea yang kalian suka? :D
Ini juga yang dirasain sama aku. Kenalin nama aku Vani,saat ini aku duduk di kelas XI dan aku suka banget sama drama korea. Dan aku selalu ngarep dapet momen romantis dari cowo yang super duper cuek dan super duper nyebelin:(.
Dan sayangnya cowo yang super duper cuek dan super duper nyebelin itu adalah pacar aku:( entah apa dan entah kenapa aku bisa jadian sama dia. Cuma seinget aku setaun lalu dia nembak aku dan aneh nya aku terima dia, padahal aku tau gimana dia:((. Dan yang lebih anehnya udah setaun aku jadian sama dia.
Selama ini aku cuma ngarep dia bisa jadi lee minho lokal. Sayangnya itu cuma hayalan. Mana mungkin dia jadi orang romantis dan bikin aku melted.
Entah berapa banyak drama korea yang aku tonton sendiri atau pun sama mereka yang maniak sama korea. Tapi aku hanya sekian film yang bisa ku ingat judulnya,hehe :D. Sungguh aku sangat terlihat bodoh disaat menonton film dan yang menambah kebodohanku,dimana aku tak ingat film² yang aku tonton.
Ah,sudahlah tak usah membahas kebodohanku ini. Disini aku ingin bercerita tentang seorang namja yang sedang mengisi hari²ku dengan sifat dan sikap acuh dan dingginnya.
Namja ini sering ku panggil "Oppa". Oppa sangat menyayangiku hanya saja oppa tak pernah memperlihatkan secara langsung padaku. Kami sering bertengkar hanya karena hal² sepele. Aku tau oppa menyayangiku dari teman² ku. Mereka bilang oppa selalu mengkhawatirkanku disaat aku belum pulang sekolah,atau disaat aku pergi sendiri.
Dan oppa selalu cemburu dengan laki² yang dekat dan berada di sekelilingku. Tapi oppa tak pernah memperlihatkan itu semua di hadapanku. Yang ku lihat oppa sangat acuh dan dingin. Kami pergi berdua jika aku minta mungkin lebih tepatnya aku memaksa opaa untuk menemaniku berjalan² atau sekedar makan es krim kesukaanku.
Dibawah taburan bintang kami berjalan² dengan es krim ditanganku, dan oppa disampingku sungguh suasana yang romantis tapi sayang, oppa hanya diam dan berjalan lurus seakan tak peduli aku disampingnya.
Itu yang membuatku malas untuk berjalan bersama oppa. Tapi jujur, aku nyaman bila bersama oppa. Selama ini belum ada yang bisa menyamai atau melebihi nyamanku saat bersama oppa. Rasa nyaman itu yang membuatku mampu bertahan bersama oppa, rasa nyaman itu pula yang membuatku menyangi oppa, meski begitu aku tetap mengharapkan oppa akan berubah menjadi orang yang manis dan penuh pengertian.
Bersambung.....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar